Manfaat Melia Propolis Bagi Perokok Berat

Category : Bahaya Rokok VS Propolis, Kemasan Baru Propolis Bagi Perokok, Khasiat Propolis Bagi Perokok, Uncategorized
Manfaat Melia Propolis Bagi Perokok Beratby Agus Kurnianto MSSon.Manfaat Melia Propolis Bagi Perokok BeratManfaat Melia Propolis Bagi Perokok Berat  Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya (Wikipedia, 2010). Telah banyak […]

Manfaat Melia Propolis Bagi Perokok Berat 

Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya (Wikipedia, 2010).
Telah banyak riset yang membuktikan bahwa rokok sangat menyebabkan kecanduan, disamping menyebabkan banyak tipe kanker, penyakit jantung, penyakit pernapasan, penyakit pencernaan, efek buruk bagi kelahiran, dan emfisema (Wikipedia, 2010).
Resiko merokok berkaitan dengan jumlah rokok yang dihisap perhari, dan bukan pada lama merokok. Seseorang yang merokok lebih dari satu pak rokok perhari menjadi dua kali lebih rentan terhadap penyakit aterosklerotik koroner dari pada mereka yang tidak merokok. Yang diduga menjadi penyebab adalah pengaruh nikotin terhadap pelepasan katekolamin oleh sistem saraf otonom (Sylvia,2006).
Riset memperlihatkan bahwa merokok pencetus arterosclerosis dan atherosclerosis (salah satu tipe arterosclerosis yang disebabkan oleh timbunan lemak pada dinding arteri), juga meningkatkan resiko penyakit jantung, stroke, dan penyakit pembuluh darah perifer (Zahler, 2007).
Umumnya perokok memiliki resiko lebih besar terkena penyakit cardiovaskuler dan sebagian serangan jantung daripada non perokok. Rokok mencetuskan atherosclerosis dengan mekanisme yang bervariasi. Merokok meningkatkan tingkat karbon monoksida, gas racun yang dihirup perokok. Lebih rangkaiannya ; Rokok meningkatkan level jelas dari carbon monoksida dari asap yang dihirup oleh perokok itu sendiri hal tersebut mengkontribusi penumpukan di dinding pembuluh darah dan pencetus proses atherosclerosis. Merokok juga mempengaruhi cholesterol serum. Perokok cenderung memiliki HDL level yang rendah (HDL / cholesterol yang baik) juga level yang tinggi (kolesterol yang jahat), juga triglycerid (lemak dalam darah) yang tinggi. Triligserid (lemak dalam darah) yang tinggi. Semua itu mencetuskan resiko dari athrosclerosis (Zahler, 2007).
Tingkat fibrinogen dalam darah, adalah komponen darah yang penting dalam pembekuan, hal tersebut meningkat pada perokok. Semua itu memungkinkan proses pembekuan darah meningkat dan menyumbat aliran arteri, memungkinkan terjadi serangan jantung atau stroke. Bilamana bekuan lebih banyak terjadi di area endothelium (dinding pembuluh darah) akan menimbulkan plak di atherosklerotic dan menjadi faktor prioritas masalah utama (Zahler, 2007).
Merokok juga menyebabkan trombosit darah tumbuh abnormal, hal itu juga meningkatkan resikosiko lebih tinggi mengalami degenerasi makula (hilangnya penglihatan secara bertahap), katarak, menjadi lebih sering sakit-sakitan, menimbulkan noda di gigi dam gusi, mengembangkan sariawan di usus serta merusak penampilan. Berhenti merokok menghasilkan peningkatan rasio dari HDL dan LDL yang menurun pada tingkat fibrinogen dalam darah. Semua itu membantu mengurangi resiko serangan jantung. Lemak darah yang tercemar oksidan (asap rokok) akan menyebabkan partikel lemak mengendap dan masuk ke dalam dinding pembuluh darah (Zahler, 2007).

BEBERAPA BAHAYA YANG DITIMBULKAN OLEH ROKOK:

1. Kanker Paru
Diketahui sekitar 90 persen kasus kanker paru diakibatkan oleh rokok. Hal ini karena asap rokok akan masuk secara inhalasi ke dalam paru-paru. Zat dari asap rokok ini akan merangsang sel di paru-paru menjadi tumbuh abnormal. Diperkirakan 1 dari 10 perokok sedang dan 1 dari 5 perokok berat akan meninggal akibat kanker paru.

2. Kanker Kandung Kemih
Kanker kandung kemih terjadi pada sekitar 40 persen perokok. Studi menemukan kadar tinggi dari senyawa 2-naphthylamine dalam rokok menjadi karsinogen yang mengarah pada kanker kandung kemih.

3. Kanker Payudara
Perempuan yang merokok lebih berisiko mengembangkan kanker payudara. Hasil studi menunjukkan perempuan yang mulai merokok pada usia 20 tahun dan 5 tahun sebelum ia hamil pertama kali berisiko lebih besar terkena kanker payudara.

4. Kanker Serviks
Sekitar 30 persen kematian akibat kanker serviks disebabkan oleh merokok. Hal ini karena perempuan yang merokok lebih rentan terkena infeksi oleh virus menular seksual.

5. Kanker Kerongkongan
Studi menemukan bahwa asap rokok merusak DNA dari sel-sel esofagus sehingga menyebabkan kanker kerongkongan. Sekitar 80 persen kasus kanker esofagus telah dikaitkan dengan merokok.

6. Kanker Pencernaan
Meskipun asap rokok masuk ke dalam paru-paru, tapi ada beberapa asap yang tertelan sehingga meningkatkan risiko kanker gastrointestinal (pencernaan).

7. Kanker Ginjal
Ketika seseorang merokok, maka asap yang mengandung nikotin dan tembakau akan masuk ke dalam tubuh. Nikotin bersama dengan bahan kimia berbahaya lainnya seperti karbonmonoksida dan tar menyebabkan perubahan denyut jantung, pernapasan sirkulasi dan tekanan darah. Karsinogen yang disaring keluar dari tubuh melalui ginjal juga mengubah sel DNA dan merusak sel-sel ginjal. Perubahan ini mempengaruhi fungsi ginjal dan memicu kanker.

8. Kanker Mulut
Tembakau adalah penyebab utama kanker mulut. Diketahui perokok 6 kali lebih besar mengalami kanker mulut dibandingkan dengan orang yang tidak merokok, dan orang yang merokok tembakau tanpa asap berisiko 50 kali lipat lebih besar.

9. Kanker Tenggorokan
Asap rokok yang terhirup sebelum masuk ke paru-paru akan melewati tenggorokan, karenanya kanker ini akan berkaitan dengan rokok.

10. Serangan Jantung
Nikotin dalam asap rokok menyebabkan jantung bekerja lebih cepat dan meningkatkan tekanan darah. Sedangkan karbon monoksida mengambil oksigen dalam darah lebih banyak yang membuat jantung memompa darah lebih banyak. Jika jantung bekerja terlalu keras ditambah tekanan darah tinggi, maka bisa menyebabkan serangan jantung.

11. Penyakit Jantung Koroner (PJK)
Sebagian besar penyakit jantung koroner disebabkan oleh rokok dan akan memburuk jika memiliki penyakit lain seperti diabetes melitus.

12. Aterosklerosis
Nikotin dalam asap rokok bisa mempercepat penyumbatan arteri yang bisa disebabkan oleh penumpukan lemak. Hal ini akan menimbulkan terjadinya jaringan parut dan penebalan arteri yang menyebabkan arterosklerosis.

13. Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
Kondisi ini menyebabkan aliran darah terhalangi sehingga membuat seseorang sulit bernapas, dan sekitar 80 persen kasus PPOK disebabkan oleh rokok. Kondisi ini bisa menyebabkan terjadinya emfisema (sesak napas akibat kerusakan pada kantung udara atau alveoli) dan bronkitis kronis (batuk dengan banyak lendir yang terjadi terus menerus selama 3 bulan).

14. Impotensi
Bagi laki-laki berusia 30-an dan 40-an tahun, maka merokok bisa meningkatkan risiko disfungsi ereksi sekitar 50 persen. Hal ini karena merokok bisa merusak pembuluh darah, nikotin mempersempit arteri sehingga mengurangi aliran darah dan tekanan darah ke penis. Jika seseorang sudah mengalami impotensi, maka bisa menjadi peringatan dini bahwa rokok sudah merusak daerah lain di tubuh.

15. Gangguan medis lainnya
Beberapa gangguan medis juga bisa disebabkan oleh rokok seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), gangguan kesuburan, memperburuk asma dan radang saluran napas, berisiko lebih tinggi mengalami degenerasi makula (hilangnya penglihatan secara bertahap), katarak, menjadi lebih sering sakit-sakitan, menimbulkan noda di gigi dam gusi, mengembangkan sariawan di usus serta merusak penampilan

Manfaat Melia Propolis Bagi Perokok Berat

 

Pada perokok berat banyak radikal bebas yang terbentuk di dalam tubuhnya, oleh sebab itu diperlukan PROPOLIS sebagai antioksidan untuk menghambat kerusakan sel-sel yang kian meluas. Dosis PROPOLIS 4 x 15 tetes, diusahakan untuk mengurangi jumlah rokok yang dihisap dari hari ke hari.

DETOKSIFIKASI atau Pengeluaran Racun dari tubuh akibat rokok mulai terjadiJadi sering batuk mengeluarkan dahak, lendir + darah, flek hitam.

Reaksi Pemakaian Propolis

Melia Propolis (Propolis yang distribusikan oleh PT Melia Sehat Sejahtera) mempunyai reaksi dengan kecepatan yang luar biasa. Reaksi / efek propolis untuk penyakit tertentu, dapat dirasakan hanya dalam hitungan menit. Reaksi tersebut kadang-kadang menyebabkan rasa kurang nyaman pada tubuh, misalnya:

  • Mual dan diare: proses penyembuhan gangguan pencernaan
  • Pusing-pusing: proses penyembuhan pencernaan dan gangguan pada kepala
  • Demam: proses pengikatan virus dan bakteri atau indikasi bahwa di dalam tubuh teralu banyak virus dan bakteri.
  • Gatal-gatal: proses pembuangan racun lewat kulit tubuh
  • Mengantuk: proses penyembuhan fungsi hati dan detoksifikasi tubuh
  • Batuk dan bersin-bersin: proses pengeluaran racun lewat dahak dan perbaikan fungsi paru-paru
  • Bèsèr: proses pembuangan racun lewat air seni
  • Kejang-kejang: proses penyembuhan peradangan ginjal
  • Nyeri Sendi: proses penyembuhan rheumatik
  • Berkeringat: proses pembuangan racun lewat kulit
  • Pegal-pegal: proses pembuangan racun dan pembersihan zat-zat dalam pembuluh darah

Reaksi dan kecepatan reaksi setiap orang berbeda.

Penyembuhan

Fungsi propolis sebagai penyembuh dan pencegah berbagai penyakit adalah sebagai berikut:

  • Anti virus, anti bakteri dan anti jamur: flu, demam berdarah, polio, diare, thypus, keputihan, eksim, panu, kadas, kurap, dan berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri atau jamur.
  • Anti peradangan: maag, radang usus, radang tenggorokan, pegal-pegal, rheumatik, gangguan ginjal, wasir, sakit gigi dan lain-lain peradangan dan luka.
  • Anti Alergi: asthma dan berbagai penyakit alergi lainnya.
  • Anti Kanker: kanker, tumor, keloid, kista, mium dan lain-lain penyakit akibat gangguan sel.
  • Penyakit yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah dan sistem kelenjar: asam urat, kolesterol, trigliserin, diabetes, stroke, jantung, ginjal dan lain-lain penyakit terkait dengan sistem pembuluh dan kelenjar.

Demikian tadi informasi tentang  Manfaat Melia Propolis Untuk Perokok Berat . semoga informasi ini bisa membawa manfaat kepada anda atau keluarga yang sedang membutuhkan informasi tentang Perokok Berat

Pastikan anda mendapatkan produk kami yang ASLI dengan order dari kami Member / Distributor Agen Resmi dari PT. Melia Sehat Sejahtera yang menjual Melia Propolis & Melia Biyang ASLI.

SILAHKAN HUBUNGI ADMIN KAMI !!!

Agus Kurnianto MSS
ID Member : INDOK0104X

SMS / Call
0822 1520 0500

0857 7920 0500
0878 8291 6301

Whast App

0878 8291 6301
Pin BB:
5CE49FE8

KESEHATAN BUKAN SEGALANYA TAPI TANPA KESEHATAN SEGALANYA TAK BERARTI,
JAGA DAN RAWAT TUBUH KITA SEBAB DIALAH ASET TERMAHAL YANG KITA MILIKI

PASTIKAN KEASLIAN PRODUK YANG ANDA BELI DENGAN MEMBELI MELIA PROPOLIS -MELIABIYANG DENGAN KAMI GARANSI UANG KEMBALI JIKA PALSU !!!

PENTING..!!!
“Kami tidak menjual produk melia biyang dan melia propolis murah (kw/palsu). Jadi jangan bandingkan harga kami dengan produk murahan diluar agen member resmi kami

 

Related Posts

Leave a Reply